Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, bagaimana kabarnya semua? Semoga sehat selalu!
Pada postingan kali ini, kita akan membahas sebuah distro Linux yang bernama Linux Mint. Linux Mint adalah salah satu distro Linux yang dibuat dengan kernel Ubuntu (Ubuntu Based Linux), jadi distro ini masih merupakan "keluarga" Ubuntu. Sehingga memiliki banyak kesamaan dalam hal konfigurasi dan perintah. Linux Mint ini sangat cocok bagi oemula yang ingin mencoba menggunakan sistem operasi Linux, karena tampilan dan konfigurasinya lebih mudah daripada Ubuntu, terutama pengguna sistem operasi Windows yang ingin mencoba menggunakan Linux atau beralih untuk menggunakan Linux dan meninggalkan Windows.
Linux Mint ini memiliki 3 versi dalam setiap peluncuran updatenya, ketiganya adalah Cinnamon, MATE dan XFCE Edition, Tentunya ada perbedaan di setiap versinya. Pasti penasaran kan dengan perbedaan antara ketiga versi Linux Mint ini? Kita langsung bahas saja kalau begitu!
Cinnamon Edition
Cinnamon Edition adalah versi paling lengkap dan memiliki tampilan paling modern diantara ketiganya. Animasi dan kustomisasi temanya juga sangat memanjakan mata kita sebagai pengguna sistem operasi ini. Ikon dan warna jendela dapat kita atur dengan lebih banyak pilihan tema dan warna bawaan, sehingga kita bisa lebih nyaman untuk menggunakan sistem operasi ini. Namun kebutuhan memori versi Cinnamon ini juga yang paling besar diantara ketiga versi Linux Mint, karena lebih mengedepankan tampilan yang ramah pengguna.
MATE Edition
MATE memiliki tampilan yang juga ramah pengguna, namun agak sedikit dikurangi animasi dan kustomisasinya dibandingkan dengan versi Cinnamon. Tampilannya terasa lebih sederhana dan juga minimalis, namun memiliki fungsi dan kemampuan yang sama dengan versi Cinnamon. Linux Mint versi MATE ini didesain untuk pengguna yang sudah mulai terbiasa dalam menggunakan Linux Mint dan lebih menginginkan tampilan yang minimalis namun tanpa mengurangi "kemanisan" Linux Mint itu sendiri.
XFCE Edition
XFCE adalah versi Linux Mint yang paling ringan dan memiliki tampilan yang paling minimalis dibandingkan dengan dua versi sebelumnya. XFCE memiliki tampilan yang sederhana dan lebih mementingkan fungsi dari sistem operasi ini, sehingga animasi dan kustomisasi tema lebih dikurangi lagi dan juga membuat performa komputer meningkat. Memori yang digunakan dan dibutuhkan oleh Linux Mint XFCE ini juga lebih rendah ketimbang dua versi sebelumnya, sehingga tidak terlalu membebani kinerja prosesor dan RAM. Tentunya tidak mengurangi fungsi dan kemampuan sistem operasi ini, karena hanya tampilan saja yang disederhanakan, untuk fungsi esensialnya tetap sama saja dengan yang lain.
Inilah paparan singkat mengenai Linux Mint dan juga versi-versinya. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut dan juga ingin mencoba menggunakan Linux Mint ini, Anda bisa langsung mengunjungi situs resminya berikut ini: https://linuxmint.com.
Silahkan tulis pengalaman Anda bersama Linux Mint di kolom komentar jika Anda sudah pernah menggunakannya dan jangan ragu untuk membagikan pengetahuan Anda jika Anda mengetahui beberapa hal lain mengenai Linux Mint. Cukup sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih sudah berkunjung, kurang lebihnya mohon maaf, Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
EmoticonEmoticon